Mengubah Name Server Domain

Tutorial kali akan membahas bagaimana caranya mengubah name server domain yang sudah kita beli atau domain yang ada. Untuk mengubah name server domain, pastikan kita sudah menentukan nama domain website yang nantinya akan kita gunakan. Pastikan kamu sudah tahu name server yang akan digunakan terlebih dahulu. Bisa tanyakan ke penyedia hosting name server yang harus digunakan.

Pada umumnya merubah name server sangat mudah, namun tiap provider domain berbeda-beda metodenya. Karena platform penjualan domain yang digunakan bisa dikatakan berbeda-beda. Saya akan demonstrasikan bagaimana cara mengubah name server domain secara umum pada penyedia hosting.

Platform WHMCS

Pertama, login ke client area.

Klik Domains > My Domains.

Pilih nama domain yang akan diubah name servernya. Kemudian klik tanda panah bawah lalu Manage Name Servers.

Kemudian kita pilih Use custom nameservers lalu isikan kolom Name Servernya. Jangan lupa untuk klik Change Name Servers ketika sudah.

Selamat, Name Server kamu sudah diubah. Sekarang hanya tinggal menunggu beberapa saat agar DNS terpropagasi. Umumnya propagasi sangat cepat, hitungan menit. Namun karena DNS caching dari level ISP (provider internet yang kamu gunakan) biasanya memakan waktu lama. Dari 1-2 jam untuk propagasi sempurna.

Error ketika diubah Name Server

Ada saat dimana akan mengubah name server, ternyata terjadilah error. Error itu sebenarnya bukan karena kita yang salah mengubahnya atau error system. Namun dikarenakan sistem proteksi client area itu sendiri yang bernama Registrar Lock. Sehingga, sebelum kamu mengubah name server pastikan registrar lock harus sudah non-aktif. Beberapa penyedia domain memberlakukan registrar lock karena faktor keamanan. Karena ada juga pelanggan yang tidak sadar merubah name servernya sendiri.

Disable Registrar Lock

Klik Domains > My Domains.

Pilih nama domain yang akan diubah name servernya. Kemudian klik tanda panah bawah lalu Manage Name Servers.

Kemudian pilih menu Registrar Lock.

Klik status registrar lock status tersebut hingga berubah menjadi Disabled.

Jika sudah, kamu tinggal ulangi langkah mengubah name server domain seperti yang di atas lagi.

Previous Post Next Post