Menentukan Nama Domain Website

Menentukan Nama Domain Website

tutorial domain website

Sebelum kita membuat sebuah website atau blog, pertama, kita harus menentukan nama domain yang akan dipakai. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya di artikel bagaimana website bekerja, domain adalah sebagai nama unik atau penanda keberadaan website kita di dunia internet. Pemilihan nama sebuah website atau blog sangat penting, karena sifatnya yang permanent dan bersifat komersil (berbayar).

Beli Domain

Hal yang pertama dilakukan adalah membeli domain. Ada banyak tempat membeli domain, baik itu murah maupun premium (mahal). Sebenarnya, esensial dari domain itu sama saja, entah itu mau membeli domain yang harganya 50ribuan, 100ribuan, atau bahkan hingga 300ribuan. Karena fungsi utama dari domain itu sendiri adalah sebagai nama unik, pengenal website atau blog anda di dunia internet.

Jenis Domain

Dilihat dari hirarkinya, domain ada 2 macam. Pertama, ada TLD (Top Level Domain) kalau istilah bahasa indonesianya DTS (Domain Tingkat Satu). Kedua ada SLD (Second Level Domain), jika istilah indonesianya adalah DTD (Domain Tingkat Dua). Kedua jenis domain berdasarkan hirarki ini berbeda. Dari segi harga maupun fungisnya. Istilah SLD atau DTD biasanya disebut dengan sub domain.

TLD atau DTS adalah sebuah domain yang pendek dan hanya mempunyai 1 titik saja. Contohnya: saya.net, namaku.net, kentut-neraka.net, kalau-lapar.com, ganteng.in, dsb. Yang dimaksud dengan TLD atau DTS adalah .net, .com, .in dan semua yang punya 1 titik saja.

Sedangkan SLD atau DTD adalah domain yang tidak terlalu pendek, dan mempunya 2 titik. Contohnya: kamuaja.web.id, saya.my.id, asal.ponpes.id, dsb. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan SLD atau DTD adalah .web.id, .my.id, .ponpes.id, dan semua yang memiliki 2 titik.

Membeli Domain

Jika ditanya dimana membeli domain, jawabannya ada di google. Karena untuk membeli domain, setiap harga dari penjual berbeda antara satu dan lainnya. Dan domain itu sangat banyak ekstensinya. Jika kamu bingung, ada baiknya membuka google dan silakan ketik beli domain murah di pencarian. Setelah itu kamu akan menemukan ratusan hingga ribuan penjual domain :) tinggal pilih mana yang suka atau murah.

Atur Name Server

Setelah membeli domain, sekarang tinggal diarahkan ke website kamu. Sebelum ini, pastikan kamu sudah membeli yang namanya webhosting. Sebenarnya untuk webhosting ini bukan ke pembelian, namun lebih ke penyewaan. Selama kamu membayar, maka webhostingnya menyala. Dan lagi-lagi kamu harus googling atau tanya referensi ke teman dekat dimana tempat membeli webhosting. Penyewaan webhosting bervariatif, dari bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan bahkan hingga 1 tahun.

Untuk pengaturan name server ini, kamu harus bertanya pada pihak penyedia hosting untuk memberikan keterangan atau catatan name server yang harus digunakan. Karena untuk pengaturan name server ini tidak sembarangan dan tidak boleh asal. Harus tanya dan konfirmasi pada pihak penyedia hosting.

Baru setelah semuanya sudah diatur dan sudah siap, kamu tinggal mengisi konten website yang baru saja kamu beli domainnya. Oleh karena itu, proses menentukan nama domain website sangat penting untuk website atau blog kamu ke depannya.

Previous Post Next Post