Domain Tidak bisa Dibuka Setelah Membeli

Domain Tidak bisa Dibuka Setelah Membeli

domain website

Beberapa orang yang masih agak awam akan berpikir, ketika sudah membeli sebuah domain untuk website kemudian otomatis website kita langsung bisa dibuka. Sayangnya, tidak semudah itu. Sebelum kamu dapat membuka website kamu di halaman lautan internet, kamu harus mempunyai yang namanya hosting terlebih dahulu. Ada hosting yang gratis, dan ada yang berbayar juga. Jadi tinggal pilih.

Bagi kebanyakan orang yang sudah membeli domain, sangat disarankan untuk membeli hosting juga. Karena tanpa yang namanya hosting, website kamu tidak akan bisa dibuka. Sebenarnya caranya cukup mudah, namun karena beberapa dari kita ada yang tidak familiar dengan istilah baru di dunia webhosting, oleh karena itu ada baiknya kami meminta panduan support dari tempat kamu membeli domain dan hosting tersebut.

Bagi pengguna blogspot, kamu tidak perlu menggunakan hosting. Karena hanya cukup membeli domain saja kemudian ikuti langkah yang diberikan oleh google agar website blogspot kamu bisa singkron dengan domain yang baru saja kamu beli.

Membeli Hosting

Setelah melakukan pembelian domain yang durasinya per tahun, kalian harus menyewa yang namanya hosting. Hosting ini variatif, ada yang gratis ada yang berbayar, ada yang mahal dan ada yang murah. Referensi dan bujet tiap orang berbeda-beda. Tergantung tiap orang yang menginginkan.

Memodifikasi Name Server

Setelah itu proses yang perlu dilakukan adalah memodifikasi name server. Pada artikel sebelumya, saya sudah menambahkan cara mengubah name server lewat client area anda. Di sini saya kondisikan kalian membeli domain dan name server di tempat yang sama. Oleh karena itu pastikan untuk menanyakan ke penyedia hosting tersebut name server apa yang harus kita set pada client area.

Kebanyakan para penyedia hosting, biasanya akan membantu kamu untuk mengubah atau set name server pada domain kamu.

Menunggu Propagasi

Setelah melakukan modifikasi name server dan memasang name server yang benar, pastikan DNS record tersebut sudah benar. Sayangnya dalam hal ini kamu harus mengerti pengetahuan teknikal sedikit. Kamu bisa menggunakan whatsmydns untuk mengetahui apakah propagasi domain kamu sudah selesai atau belum.

Dalam hal ini kita akan test propagasi name server, silakan isikan www.example.com sebagai nama domain kamu. Kemudian di sebelahnya kamu pilih yang tadinya huruf A menjadi NS. Kemudian dilanjutkan dengan klik Search. Bisa ditunggu beberapa detik, kemudian akan muncul hasilnya.

Jika hasilnya cukup banyak, berarti bisa dipastikan DNS sudah terpropagasi. Dalam hal ini biasanya kamu bisa langsung mengakses website kamu. Tapi karena website kamu masih kosong, berarti kamu harus login ke control panel hosting dan mengupload web file atau memasang CMS terlebih dahulu.

Upload Web Files

Langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan perubahan file dalam hosting yang kita miliki. Jika platform hosting kamu cPanel, kebanyakan orang akan menggunakan fitur File Manager di cPanel untuk mengupload file ke website mereka. Namun ada juga yang menggunakan Softaculous untuk memasang CMS pada website mereka.

Setelah selesai, kini website kamu sudah bisa diakses.

Previous Post Next Post