Haruskah Membeli Hosting Mahal?

Saat ingin menyewa sebuah hosting untuk kebutuhan website maupun blog, ada kalanya kita harus memikirkan kondisi keuangan kita. Namun ada spekulasi yang beredar dalam masyarakat, haruskah membeli hosting yang mahal?

Pada umumnya, sebuah website atau blog yang akan kita pasang bisa ditempatkan pada hosting manapun, entah itu pada penyedia hosting yang harganya murah maupun mahal, asalkan bisa membuat website / blog kamu nyala. Namun, pada praktiknya faktor harga adalah penentu kualitas dari sebuah hosting.

Perbedaan Harga

Ada perbedaan yang cukup signifikan bagi sebagian orang yang ingin menempatkan website / blognya di penyedia hosting murah ataupun mahal. Perbedaan yang signifikan tersebut adalah layanan yang diberikan. Layanan yang saya maksud adalah waktu response dan after-sales dari si penyedia hosting tersebut.

Misalnya, untuk hosting dengan harga mahal, biasanya tersedia live chat 24 jam, telepon serta layanan melalui email 24 jam. Kemudian staf support yang bekerja pada umumnya mencapai 24 jam. Response yang diberikan untuk layanan hosting dengan biaya relatif mahal, biasanya cenderung cepat ketimbang hosting harga murah.

Lalu untuk hosting dengan harga murah, biasanya response cenderung lama dan layanan support teknisnya tidak tersedia 24 jam. Pada umumnya kebalikan dari layanan hosting harga mahal.

Namun pada dasarnya mau hosting dengan harga murah atau mahal tergantung dari keuangan kamu sendiri. Ada kalanya hosting dengan harga mahal lebih cenderung ke lip service ketimbang kualitasnya. Ada kalanya hosting dengan harga murah cenderung lebih bagus karena memang load server yang tidak terlalu tinggi atau pengguna masih sepi.