Belajar Lebih Dekat Tentang FTP

Setelah panjang lebar membahas tentang DNS dan kawannya, kita akan membahas yang namanya FTP. Dalam dunia webhosting, istilah FTP sangat erat kaitannya. Bahkan pada proses fase pengembangan website atau website development, proses pemindahan web file dari si pengembang (developer) ke server websitenya berada membutuhkan yang namanya proses FTP. Istilah FTP ini biasa disebut dengan File Transfer Protocol.

Pada umumnya, di semua server webhosting atau yang menyediakan layanan hosting website pasti ada layanan FTP. Layanan ini sebenarnya wajib ada, karena tanpa adanya protokol ini, tidak mungkin kita bisa melakukan upload ke server hosting kita.

Port yang digunakan pada protokol FTP yaitu port 21. Angka port ini adalah port default yang sudah ada sejak dahulu. Namun tidak bisa dipungkiri, bagi sebagian penyedia hosting memiliki port yang berbeda, misalnya 999 atau 666 dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena untuk meminimalisir adanya serangan brute force ke server tersebut.

Karena kemarin kita sudah membahas tentang SSL, FTP itu ada 2 macam. Ada yang tanpa SSL/TLS (tidak aman) dan ada juga yang menggunakan SSL/TLS. Untuk penggunakan yang menggunakan SSL/TLS biasanya disebut dengan FTPS, atau biasa disebut File Transfer Protocol Secure.

Pada awalnya FTP ini berupa command line interface atau hanya sebatas ketikan saja. Baik itu proses upload maupun download file yang diinginkan, hanya bisa dilakukan menggunakan command line khusus atau berupa ketikan. Beda dengan sekarang yang sudah menggunakan GUI atau Graphic User Interface pada masing-masing aplikasi bawaan.

Untuk melakukan login pada protokol FTP, kamu harus membuat user dan password terlebih dahulu ya. Karena memang diwajibkan menggunakan user dan password agar lebih aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.