Bedanya OpenVZ dan KVM

Kembali lagi ke topik VPS karena sebelumnya kita sudah membahas tentang command dasar Linux di VPS. Tentunya kamu sudah belajar banyak bukan command dasar yang bisa kamu eksekusi. Tapi tunggu dulu, yang kemarin hanya dasarnya saja. Masih ada banyak lagi lho 🙂

Kita akan belajar lebih banyak command tentang Linux di topik selanjutnya ya.

Pada dasarnya VPS atau yang kita kenal sebagai Virtual Private Server pada umumnya terbagi menjadi 2 berdasarkan fungsi bisnis yang sering dipakai. Pertama, ada OpenVZ dan kedua ada KVM. Kedua tipe virtualisasi ini punya kelebihan masing-masing.

OpenVZ

Sebenarnya OpenVZ bukanlah sepenuhnya tipe virtualisasi yang ada di Linux. Namun entah kenapa beberapa penyedia hosting selalu mengkategorikan OpenVZ sebagai salah satu virtualisasi. Perlu teman-teman ketahui, OpenVZ dapat dikategorikan sebagai container dan bukan 100% virtualisasi.

Untuk melakukan deploy 1 VPS dengan tipe OpenVZ hanya membutuhkan waktu < 1 menit. Jika server menggunakan SSD, maka kecepatannya mungkin hanya hitungan <10 detik saja.

OpenVZ tidak mempunyai kernel sendiri, bisa dibilang seluruh VPS yang menggunakan OpenVZ statusnya numpang kernel dengan host node yang ada. Versi kernel bergantung pada versi kernel pada host node utama VPS tersebut.

Rata-rata semua penyedia hosting akan memberlakukan oversold untuk kategori OpenVZ. Karena memang bisnisnya ke arah itu. Dari situ, harga yang ditawari biasanya cenderung murah.

KVM

Di lain sisi, KVM adalah virtualisasi sempurna dan mempunyai kernel sendiri pada sistem operasinya. Bisa kita artikan tiap VPS mempunyai versi kernelnya sendiri dan berbeda dari host node servernya.

Berbeda dengan OpenVZ, penyedia hosting yang bermain di platform KVM memasang harga yang lebih tinggi ketimbang penyedia hosting OpenVZ. Hal itu karena sangat sulit sekali dengan bisnis teknik oversold menggunakan KVM.

Waktu yang dibutuhkan untuk deploy pada vps KVM lebih lama sedikit ketimbang OpenVZ. Tapi rata-rata penyedia hosting sekarang sudah menggunakan SSD untuk virtualisasi KVM, jadi tidak perlu khawatir tentang lamanya waktu deploy 🙂

Nah sekarang sudah paham apa itu OpenVZ dan KVM bukan? Sekarang kamu bisa tenang bermain VPS dan tidak perlu bingung lagi pilih yang mana jika ingin belajar VPS ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.