Blog Belajar Webhosting

BelajarWebhosting.Net

Tempatnya Belajar Webhosting Dengan Mudah

Setelah kemarin kita sudah membahas caranya menambahkan domain pada cPanel, kini saatnya kita membahas bagaimana caranya menambahkan sub domain ke cPanel. Kurang lebih caranya cukup sama dan tidak jauh berbeda. Hanya saja ada perbedaan antara domain dan sub domain. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Tutorial kali ini akan membahas tentang bagaimana caranya menambahkan domain pada cPanel kita. Pada dasarnya menambahkan domain atau website ini caranya sangat mudah. Namun bagi kalian yang belum tahu caranya menambahkan domain pada cPanel, saya akan bantu sedikit menuliskan beberapa caranya disertai dengan gambar. Sebelum itu, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dulu.

Setelah kenyang membahas tentang cara membuat akun FTP di cPanel, kini saatnya kita mencoba bagaimana sih caranya login ke FTP server menggunakan FTP akun kita pada FTP client (nah bingung kan dengan istilahnya). Namun sebelum itu, kita harus tahu nih software apa saja yang bisa kita gunakan untuk bisa login ke FTP server cPanel kita. Ada banyak software desktop yang versi gratis di internet.

Tutorial kali ini akan mengulas bagaimana membuat suatu akun FTP di cPanel. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya tentang mengakses file manager di cPanel, bisa dibilang seluruh kegiatan hampir semuanya dapat dilakukan melalui File Manager. Namun akses FTP ini sebenarnya lebih ke memperinci akses file mana yang bisa diakses dan user mana yang bisa mengakses. Lebih tepatnya diperuntukkan ke developer atau admin tertentu.

Setelah sebelumnya kita sudah mengetahui cara mengakses cPanel atau cara login ke cPanel, kini saatnya kita mengetahui salah satu fitur yang paling digemari oleh pengguna cPanel. Ya, itu adalah Mengakses File Manager di cPanel. Bisa dibilang, fitur ini paling keren bagi para pengguna yang menggunakan platform cPanel. Enggak percaya?

Kali ini kita akan membahas tentang DNS. Ada kalanya ketika ingin menambahkan website atau sub domain, kamu harus menambahkan DNS terlebih dahulu. Tidak hanya itu saja, dengan mengerti DNS berarti kamu selangkah lebih maju dalam mengerti akan pentingnya aksesibilitas dalam webhosting.

Jika urusan domain semuanya sudah kelar, kini saatnya kita login ke cPanel untuk menyiapkan website atau blog kita. Mungkin beberapa orang ada yang sudah tahu tentang cPanel ini. cPanel bukanlah suatu istilah, namun adalah brand atau merk dari platform webhosting yang ada. Dan kebetulan merk cPanel ini adalah yang terkenal saat ini dan banyak dipakai oleh para pengguna hosting lainnya. Kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit keseluruhan cPanel dan cara login ke cPanel.

Tutorial kali akan membahas bagaimana caranya mengubah name server domain yang sudah kita beli atau domain yang ada. Untuk mengubah name server domain, pastikan kita sudah menentukan nama domain website yang nantinya akan kita gunakan. Pastikan kamu sudah tahu name server yang akan digunakan terlebih dahulu. Bisa tanyakan ke penyedia hosting name server yang harus digunakan.

Sebelum kita membuat sebuah website atau blog, pertama, kita harus menentukan nama domain yang akan dipakai. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya di artikel bagaimana website bekerja, domain adalah sebagai nama unik atau penanda keberadaan website kita di dunia internet. Pemilihan nama sebuah website atau blog sangat penting, karena sifatnya yang permanent dan bersifat komersil (berbayar).

Kalau sebelumnya kita sudah membahas sedikit tentang pengertian Webhosting, sekarang kita akan membahas bagaimana sih cara website bekerja? Ternyata cara bekerja website tidak semudah dengan fungsi website itu sendiri. Nyatanya, dalam sekali akses website, ada banyak komponen yang terlibat di dalamnya. Mulai dari yang simpel hingga komplex.